IDENTITAS IMM



"IMM GERAKKANKU TAMDDUN JATIDIRIKU"
IMM merupakan organisasi kader di lingkungan Muhammadiyah, seperti juga organisasi mahasiswa lainnya, identitas merupakan cirri khas yang membedakan dengan lainnya, (ideintiatas IMM) yaitu:

·   IMM adalah organisasi kader
IMM merupakan organisasi kaderisasi yang bergerak dibidang keagamaan, kemahasiswaan, dan kemasyarakatan dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyah.
Tanya: Apa yang di cita-citakan olehj muhammadiyah?
Tanya: bagaimana konsep pengkaderan imm?
Tanya: setelah dikader mereka akan diarahkan kemana?
·   IMM sebagai Ortom Muhammadiyah
IMM merupakan organisasi otonom Muhammadiyah, menjiwai semangat Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah khususnya di tengah-tengah mahasiswa, yaitu menegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, sebagai mana yang tertuang dalam ayat 104 surat Ali Imron yang berbunyi :
dan hendaklah diantara kamu segolongan ummat yang menyeru kepada keutamaan, menyuruh kepada yang baik (ma’ruf) dan mencegah yang buruk (munkar), merekalahorang-orang yang menang (falah)”
·   IMM sebagai gerakan Religius & Intelektual
Aktualisasi yang dilakukan merupakan proses integrasi dari nilai-nilai religius dan ilmiah, artinya pola gerakan yang dibangun senantiasa mengedepankan wacana dzikir dan fikir.
·   Setiap kader IMM harus mencirikan :
a.       Tertib dalam ibadah sebagai wujud ke-taqwa-an
b.      Tekun dalam mengkaji dan mengamalkan ilmu
c.       Konsisten dalam perjuangan keagamaan dan kemasyarakatan
Dan dalam memegang teguh identitas, Ikatan mahasiswa Muhammadiyah di setiap gerak perjuangannya telah meletakkan beberapa dasar falsafah :
  • Semua amal gerak harus diabadikan untuk Allah.SWT semata
  • Keikhlasan menjadi landasannya
  • Ridho Allah harus menjadi ghoyah terakhir, karena tanpa ridho-Nya tidak akan pernah ada hasilyang akan dicapai
  • Tenaga praksis (power of action) sangatlah menentukan, karena nasib kita akan sangat tergantung pada usaha dan perbuatan kita sendiri.
MISI & VISI IMM
Seperti yang dirumuskan dalam AD IMM, tujuan didirikannya IMM adalah: “Mengusahakan terbentuknya akademisi muslim yang berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyah”. Tujuan ini kemudian dijabarkan dalam bentuk misi yang wajib diemban oleh setiap kader ikatan yang terdiri dari misi keagamaan, keintelektualan, dan kemasyarakatan.
Misi dan Visi gerakan IMM tertuang dalam Tri Cita Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah adalah :
·         Keagamaan (religiusitas)
Sebagai organisasi kader yang berintikan nilai-nilai religiusitas, IMM senantiasa memberikan pembaruan keagamaan menyangkut pemahaman pemikiran dan realisasinya, dengan kata lain menolak kejumudan. Menjadikan Islam dalam setiap proses sebagai idealitas sekaligus jiwa yang menggerakkan. Motto indah yang harus diaktualisasikan adalah :
“Dari islam kita berangkat (landasan & semangat) dan kepada islam lah kita berproses (sebagai cita-cita)”
·         Keintelektualan (Intelektualitas)
Dalam tataran intelektual IMM berproses untuk menjadi “centre of excellent”. Pusat-pusat keunggulan terutama sisi intelektual. Organisasi ini diharapkan mampu menjadi sumber ide-ide segar pembaharuan. Sebagai kelompok intelektual, kader IMM harus berpikir universal tanpa sekat eksklusivisme. Produk-produk pemikirannya tidak bernuansa kepentingan kelompok dan harus bisa menjadi rahmat untuk semua umat.
·         Kemasyarakatan (humanitas)
Perubahan tidak dapat terwujud hanya dengan segudang konsepsi. Yang tak kalah pentingnya adalah perjuangan untuk mewujudkan idealitas (eksternalisasi gerakan). Kader IMM harus senantiasa berorientasi objektif, agar idealitas dapat diwujudkan dalam realitas. Namun perlu dicatat, membangun peradaban tidak dapat dilakukan sendirian (eksclusif), dalam arti kita harus menerima dialog dan bekerjasama dengan kekuatan lain dalam perjuangan.

PROFIL KADER IMM
Tiga kompetensi dasar di atas harus terinternalisasi melalui proses dan kultur IMM. Indikasi dari terpenuhinya kemampuan-kemampuan tersebut dapat dinilai dari 3 kadar indicator, yaitu:
1)      Kompetensi dasar keagamaan
·   Akidah yang terimplementasi
·   Tertib dalam ibadah
·   Menggembirakan dakwah Islam amar ma’ruf nahi mungkar
·   Akhlaqul karimah
2)      Kompetensi dasar keintelektualan
·   Kemampuan bersikap rasional dan logis
·   Ketekunan dalam kajian dan pengembangan ilmu pengetahuan
·   Pengembangan kemampuan manajerial
·   Terbuka terhadap pandangan baru
·   Memiliki tanggung jawab sosial dengan mengembangkan kesadaran ilmiah
3)      Kompetensi dasar humanis atau kerakyatan
·   Agamis dan senantiasa setia terhadap keyakinan dan cita-cita
·   Rasa solidaritas sosial
·   Sikap kepemimpinan sosial dan kepeloporan
·   Bersikap kritis terhadap diri dan lingkungan
·   Kedewasaan sikap yang tercermin dari kedalaman wawasan
·   Berpribadi Muhammadiyah
(di edit oleh : Forji Tamaddun FAI UMM)

Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking