Sondag 14 April 2013

Tamaddun FAI UMM Lantik Pengurus Baru

"IMM GERAKKANKU  TAMADDUN JATIDIRIKU"

Forji. Tamaddun.org   Manuk gelatik kudu legowo, mari dilantik yo kerjo o ojo ngowo begtiulah kutipan pesan dalam sambutan bapak Zainuri selaku ketua bidang kader Pimpinan Daerah Muhammadiyah  (PDM) Kota Malang  didepaan 100 Orang immawan dan Immawati dari berbagai Komisariat se Malang Raya. di aula Masjid AR. Fahrudin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)  Senin tanggal 10 Maret 2013.   Selain itu  acara   di meriahkan konser musik dari  Kader Tamaddun dengan menyanyikan lagu darah juang dan buruh tani. 




Zainuri Kabid Bidang kader PDM kota Malang  dalam sambutanya mengatakan, kepimpinan yang baru akan lebih bersemangat untuk bergerak dan berjuang untuk ikatan, muhammadiyah, bangsa dan negara. “Manuk gelatik kudu legowo, mari dilantik yo kerjo o ojo ngowo pantun jenaka tersebut  untuk menggugah semangat para pimpinan harian yang akan dilantik,” tegasnya.
Lebih lanjut Dimas Prayoga selaku Kabid Organisasi komisariat Tamaddun FAI  berkomentar peserta yang mengahdiri acara pelatihan  terdiri dari   kader Tamaddun  dan undangan seluruh  pimpinan harian komisariat di seluruh Malang Raya. Lebih lanjut ia berharap “pelantikan ini semoga menjadi langka awal komisariat Tamaddun untuk melangkah lebih baik yang tahun ini lebih di fokuskan  pada ranah intelektualitas,’’ tambah Yoga yang juga sebagai  ketua panitia acara tersebut.
       Kakanda Ali Mutohirin ketua umum Pimpinan Daerah  IMM Jawa Timur  dalam studium Generanya mengatakan, arah  gerak IMM khusunya  komisariat Tamaddun FAI  lebih  tingkatkan lagi terutama dalam membentuk sistem pengkaderan yang bagus,pemberdayaan kader, serta mengembangkan intelektualitas, humanitas, dan religiusitas para kader serta  diskusi (sekolah) Tamaddun.

 Dalam sambutanya Ketua Umum IMM Tamaddun FAI UMM Muhammad Syukron  mengatakan  langkah awal setelah pelantikan diharapakan  menyiapkan kader sebagai aktor peradaban utama serta mengevaluasi sudah relevankah arah gerak tamaddun dengan tujuan kita, karena semua itu sejatinya adalah merupakan bagian dari suatu perubahan atas porak-porndanya negara. (Titah)

Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking